Mengapa engkau tuhankan manusia
manusia ciptaan-Nya
mengapa engkau tuhankan binatang
binatang ciptaan-Nya
Mengapa engkau tuhankan harta
mengapa engkau tuhankan benda
mengapa engkau tuhankan dunia
semua kan binasa
Tuhankanlah Allaah
tiada tuhan selain Dia
yang maha Esa
tempat bergantung segala sesuatu
tidak beranak dan tidak diperanakkan
dan tidak ada satupun yang menyerupainya
Allaah
Senin, 19 Februari 2018
Kamis, 15 Februari 2018
MAJULAH INDONESIAKU
Indonesia negaraku
Majulah selalu
Jangan ada yang menghalangi
Kemajuan negaraku
Hai para penjajah negaraku
pergilah
aku tak butuh kau
pergilah
Daripada menyusahkan negaraku
pergilah
Majulah selalu
Jangan ada yang menghalangi
Kemajuan negaraku
Hai para penjajah negaraku
pergilah
aku tak butuh kau
pergilah
Daripada menyusahkan negaraku
pergilah
Senin, 19 September 2016
OBAT MATA ALAMI
Dikutip dari
Healthy Food Team, seorang dokter mata terkenal di Rusia, sekaligus dokter
bedah, merekomendasikan obat alami ini untuk pengobatan glaukoma, gangguan
penglihatan dan banyak masalah penglihatan lainnya.
Obat alami ini juga sangat sederhana dan mudah untuk dipersiapkan. Anda hanya membutuhkan beberapa bahan, di antaranya lidah buaya, kenari, madu dan lemon. Bahkan orang yang telah menggunakan obat alami ini mengklaim bahwa, ramuan ini adalah sebuah keajaiban.
Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah: 100 gram jus lidah buaya, 500 gram kenari dihancurkan, 300 gram madu, dan jus lemon dari 3-4 buah lemon.
Cara pembuatannya adalah, masukkan semua bahan dalam blender dan lembutkan sampai menyatu.
Dokter asal Rusia ini menyarankan, untuk menggunakan ramuan ini sebanyak tiga kali sehari sebanyak 1 sendok makan. Dan konsumsi 30 menit sebelum makan besar.
Untuk hasil maksimal, konsumsi secara teratur hingga Anda benar-benar merasakan manfaat dan perubahannya. Simpan ramuan ini di dalam lemari es, dan gunakannya tidak lebih dari 10 hari kedepan.
Obat alami ini juga sangat sederhana dan mudah untuk dipersiapkan. Anda hanya membutuhkan beberapa bahan, di antaranya lidah buaya, kenari, madu dan lemon. Bahkan orang yang telah menggunakan obat alami ini mengklaim bahwa, ramuan ini adalah sebuah keajaiban.
Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah: 100 gram jus lidah buaya, 500 gram kenari dihancurkan, 300 gram madu, dan jus lemon dari 3-4 buah lemon.
Cara pembuatannya adalah, masukkan semua bahan dalam blender dan lembutkan sampai menyatu.
Dokter asal Rusia ini menyarankan, untuk menggunakan ramuan ini sebanyak tiga kali sehari sebanyak 1 sendok makan. Dan konsumsi 30 menit sebelum makan besar.
Untuk hasil maksimal, konsumsi secara teratur hingga Anda benar-benar merasakan manfaat dan perubahannya. Simpan ramuan ini di dalam lemari es, dan gunakannya tidak lebih dari 10 hari kedepan.
Do’a Puasa pertama:
Terdapat sebuah hadits shahih tentang doa berbuka puasa, yang
diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam,
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ
شَاءَاللهُ
“Dzahabazh zhoma’u
wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allaah-ed.”
[Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki] (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud [2/306, no. 2357] dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678)
[Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki] (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud [2/306, no. 2357] dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678)
Periwayat hadits adalah Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma. Pada awal hadits terdapat
redaksi, “Abdullah bin Umar berkata, ‘Jika
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka puasa, beliau mengucapkan ….‘”
Yang dimaksud adalah setelah makan atau minum yang
menandakan bahwa orang yang berpuasa tersebut telah “membatalkan” puasanya
(berbuka puasa, pen) pada waktunya (waktu berbuka, pen). Oleh karena itu doa
ini tidak dibaca sebelum makan atau minum saat berbuka. Sebelum makan tetap
membaca basmalah, ucapan “bismillah” sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ
اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِىَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِى
أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ
“Apabila salah seorang di
antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala. Jika ia lupa
untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan:
“Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)”. (HR. Abu Daud no. 3767 dan At Tirmidzi no. 1858. At Tirmidzi
mengatakan hadits tersebut hasan shahih. Syaikh
Al Albani mengatakan bahwa hadits tersebut shahih)
Adapun maksudnya “telah hilanglah kelelahan dan telah diperolehlah
pahala”, ini merupakan bentuk motivasi untuk beribadah. Maka, kelelahan menjadi
hilang dan pergi, dan pahala berjumlah banyak telah ditetapkan bagi orang yang
telah berpuasa tersebut.
Do’a kedua :
Adapun doa yang lain yang merupakan atsar dari perkataan Abdullah
bin ‘Amr bin al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma adalah,
اَللَّهُمَّ إنِّي أَسْألُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ، أنْ تَغْفِرَ لِيْ
“Allahumma inni as-aluka bi
rohmatikal latii wasi’at kulla syain an taghfirolii-ed”
[Ya Allah, aku memohon rahmatmu yang meliputi segala sesuatu, yang
dengannya engkau mengampuni aku](HR. Ibnu Majah: 1/557, no. 1753; dinilai hasan oleh al-Hafizh dalam
takhrij beliau untuk kitab al-Adzkar; lihat Syarah al-Adzkar: 4/342) [8]
—
[1] Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud, Kitab ash-Shaum, Bab al-Qaul ‘inda al-Ifthar, hadits no. 2358.
[2] Tahdzirul Khalan min Riwayatil Hadits hawla Ramadhan, hlm. 74-75.
[3] Lihat Irwaul Gholil, 4/38-ed.
[4] Lihat Irwaul Gholil, 4/37-38-ed.
[5] Lihat Zaadul Ma’ad, 2/45-ed.
[6] Mirqotul Mafatih, 6/304-ed.
[7] Syarah Hisnul Muslim, bab Dua’ ‘inda Ifthari ash-Shaim, hadits no. 176.
[8] Syarah Hisnul Muslim, bab Dua’ ‘inda Ifthari ash-Shaim, hadits no. 177.
[1] Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud, Kitab ash-Shaum, Bab al-Qaul ‘inda al-Ifthar, hadits no. 2358.
[2] Tahdzirul Khalan min Riwayatil Hadits hawla Ramadhan, hlm. 74-75.
[3] Lihat Irwaul Gholil, 4/38-ed.
[4] Lihat Irwaul Gholil, 4/37-38-ed.
[5] Lihat Zaadul Ma’ad, 2/45-ed.
[6] Mirqotul Mafatih, 6/304-ed.
[7] Syarah Hisnul Muslim, bab Dua’ ‘inda Ifthari ash-Shaim, hadits no. 176.
[8] Syarah Hisnul Muslim, bab Dua’ ‘inda Ifthari ash-Shaim, hadits no. 177.
Referensi:
Irwaul Gholil fii Takhrij Ahadits Manaris Sabil, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani, Al Maktab Al Islami, cetakan kedua, 1405 H
Mirqotul Mafatih Syarh Misykatul Mashobih, Mala ‘Ali Al Qori, Asy Syamilah.
Syarah Hisnul Muslim, Majdi bin ‘Abdul Wahhab al-Ahmad, Disempurnakan dan Dita’liq oleh Penulis Hisnul Muslim (Syekh Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani).
Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud, Syekh Muhammad Nashirudin al-Albani, Maktabah al-Ma’arif, diunduh dari www.waqfeya.com (URL: http://s203841464.onlinehome.us/waqfeya/books/22/32/sdsunnd.rar)
Tahdzirul Khalan min Riwayatil Hadits hawla Ramadhan, Syekh Abdullah Muhammad al-Hamidi, Dar Ibnu Hazm, diunduh dari www.waqfeya.com (URL: http://ia311036.us.archive.org/0/items/waq57114/57114.pdf)
Zaadul Ma’ad fii Hadyi Khoiril ‘Ibad, Ibnu Qoyyim Al Jauziyah, Tahqiq: Syaikh ‘Abdul Qodir ‘Arfan, Darul Fikr, cetakan pertama, 1424 H (jilid kedua).
Irwaul Gholil fii Takhrij Ahadits Manaris Sabil, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani, Al Maktab Al Islami, cetakan kedua, 1405 H
Mirqotul Mafatih Syarh Misykatul Mashobih, Mala ‘Ali Al Qori, Asy Syamilah.
Syarah Hisnul Muslim, Majdi bin ‘Abdul Wahhab al-Ahmad, Disempurnakan dan Dita’liq oleh Penulis Hisnul Muslim (Syekh Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani).
Shahih wa Dhaif Sunan Abi Daud, Syekh Muhammad Nashirudin al-Albani, Maktabah al-Ma’arif, diunduh dari www.waqfeya.com (URL: http://s203841464.onlinehome.us/waqfeya/books/22/32/sdsunnd.rar)
Tahdzirul Khalan min Riwayatil Hadits hawla Ramadhan, Syekh Abdullah Muhammad al-Hamidi, Dar Ibnu Hazm, diunduh dari www.waqfeya.com (URL: http://ia311036.us.archive.org/0/items/waq57114/57114.pdf)
Zaadul Ma’ad fii Hadyi Khoiril ‘Ibad, Ibnu Qoyyim Al Jauziyah, Tahqiq: Syaikh ‘Abdul Qodir ‘Arfan, Darul Fikr, cetakan pertama, 1424 H (jilid kedua).
Bagaimana
Agar Jantung Kita Sehat
Saya
akan menebar tips agar jantung kita tetap sehat, semoga bermanfaat.
Ingin
jantung sehat ? Makanlah buah, sayuran, gandum utuh, susu rendah lemak, daging
kurus bebas lemak, kacang-kacangan dan telur.
Pilihlah
makanan yang rendah lemak jenuh, trans fat, kolesterol, garam/sodium, kafein
dan gula tambahan.
Perbanyak
konsumsi ikan yang kaya dengan asam lemak omega 3.
Konsumsilah
kalori harian sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh atau sesuai dengan berat
badan dan aktivitas fisik.
Berlatihlah
cara mengelola stress yang baik seperti relaksasi dan shalat.
Lakukan
aktivitas fisik selama 30 sampai 60 menit sesering dan sesempat mungkin setiap
hari.
Jagalah
berat badan selalu dalam kondisi sehat
Berhentilah
merokok baik merokok aktif maupun pasif.
Batasi
dan hindari minum minuman yang mengandung alkohol.
Kontrol
tekanan darah, kolesterol dan gula darah secara rutin ke dokter agar cepat
diobati bila bermasalah.
Rabu, 29 Oktober 2014
JUAL TANAH DI DEPOK, JAWA BARAT
Kamis, 04 September 2014
Kamis, 03 April 2014
You can Make 1200 Dollars Today, Check Job after creating account and login to your panel.
http://pay4shares.com/?share=2352
Rabu, 19 Februari 2014
Sabtu, 08 Februari 2014
Selasa, 07 Januari 2014
Kamis, 02 Januari 2014
CARA SEHAT MENURUT RASULULLAAH SAW
1.> SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH
Rasulullah SAW mengajak umatnya untuk bangun sebelum Subuh untuk melaksanakan sholat sunnah malam, sholat sunnah dan sholat Subuh secara berjemaah.
Hal ini memberi hikmah yang mendalam antaranya mendapat limpahan pahala, kesegaran udara Subuh yang baik terutama untuk merawat penyakit serta memperkuat akal fikiran.
2.> AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasulullah SAW sentiasa bersih dan rapi. Setiap Kamis atau Jum'at, Baginda mencuci rambut halus di pipi, memotong kuku, bersikat serta memakai minyak wangi.
“Mandi pada hari Jum'at adalah sangat dituntut bagi setiap orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman.” (HR. Muslim)
3.> TIDAK PERNAH MAKAN BERLEBIHAN
Sabda Rasulullah SAW : “Kami adalah satu kaum yang tidak makan sebelum lapar dan apabila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan).” (Muttafaqun ‘Alaih)
Dalam tubuh manusia ada tiga ruang untuk tiga benda : sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.
Bahkan ada satu pendidikan khusus bagi umat Islam yaitu dengan berpuasa pada bulan Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan, selain Nabi selalu berpuasa sunnah.
4.> GEMAR BERJALAN KAKI
Rasulullah SAW berjalan kaki ke masjid, pasar, medan jihad dan mengunjungi rumah sahabat. Apabila berjalan kaki, peluh pasti mengalir dan peredaran darah berjalan lancar.
Ini penting untuk mencegah penyakit jantung. Berbanding kita sekarang yang lebih senang menaiki kendaraan dari pada berjalan kaki. Kalau mau meletakkan kendaraan, mesti menaruhnya betul-betul di tempat yang hendak kita pergi.
5.> TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah SAW ‘jangan marah’ diulangi sampai tiga kali. Ini menunjukkan hakikat kesihatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasad, tetapi lebih kepada kebersihan jiwa.
Ada terapi yang tepat untuk menahan perasaan marah yaitu dengan mengubah posisi ketika marah, bila berdiri, maka hendaklah kita duduk dan apabila sedang duduk, maka perlu berbaring. Kemudian membaca Ta’awwudz, karena marah itu berasal dari gangguan syaitan yang terkutuk, segera mengambil wudhu’ dan sholat dua rakaat untuk mendapatkan ketenangan serta menghilangkan gundah di hati.
6.> OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis memberikan kesan emosional yang mendalam bagi kelapangan jiwa selain perlu memperbanyak sabar, istiqamah, bekerja keras serta tawakkal kepada Allah SWT.
7.> PEMAAF
Pemaaf adalah sifat yang sangat dituntut untuk mendapatkan ketenteraman hati dan jiwa. Memaafkan orang lain membebaskan diri kita daripada belenggu rasa kemarahan.
Sekiranya kita marah, maka marah itu melekat pada hati. Justru, jadilah seorang yang pemaaf karena menyebabkan jiwa dan badan kita sehat.
“BAHAGIA sebenarnya bukan MENDAPAT, tetapi dengan MEMBERI. Sebenarnya, banyak lagi cara hidup sehat Rasulullah. Semoga hati kita semakin dekat dengan Nabi yang amat kita rindukan pertemuan dengannya.”
Wallaahu a’lam bishshawaab
Kamis, 12 Desember 2013
Selasa, 22 Oktober 2013
Selasa, 27 November 2012
Cara Rasulullah SAW Menjaga Kesehatan Diri
1.> SELALU BANGUN SEBELUM SUBUH
Rasulullah SAW mengajak umatnya untuk bangun sebelum Subuh untuk melaksanakan sholat sunnah malam, sholat sunnah dan sholat Subuh secara berjemaah.
Hal ini memberi hikmah yang mendalam antaranya mendapat limpahan pahala, kesegaran udara Subuh yang baik terutama untuk merawat penyakit serta memperkuat akal fikiran.
2.> AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN
Rasulullah SAW sentiasa bersih dan rapi. Setiap Kamis atau Jum'at, Baginda mencuci rambut halus di pipi, memotong kuku, bersikat serta memakai minyak wangi.
“Mandi pada hari Jum'at adalah sangat dituntut bagi setiap orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman.” (HR. Muslim)
3.> TIDAK PERNAH MAKAN BERLEBIHAN
Sabda Rasulullah SAW : “Kami adalah satu kaum yang tidak makan sebelum lapar dan apabila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan).” (Muttafaqun ‘Alaih)
Dalam tubuh manusia ada tiga ruang untuk tiga benda : sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan.
Bahkan ada satu pendidikan khusus bagi umat Islam yaitu dengan berpuasa pada bulan Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan, selain Nabi selalu berpuasa sunnah.
4.> GEMAR BERJALAN KAKI
Rasulullah SAW berjalan kaki ke masjid, pasar, medan jihad dan mengunjungi rumah sahabat. Apabila berjalan kaki, peluh pasti mengalir dan peredaran darah berjalan lancar.
Ini penting untuk mencegah penyakit jantung. Berbanding kita sekarang yang lebih senang menaiki kendaraan dari pada berjalan kaki. Kalau mau meletakkan kendaraan, mesti menaruhnya betul-betul di tempat yang hendak kita pergi.
5.> TIDAK PEMARAH
Nasihat Rasulullah SAW ‘jangan marah’ diulangi sampai tiga kali. Ini menunjukkan hakikat kesihatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasad, tetapi lebih kepada kebersihan jiwa.
Ada terapi yang tepat untuk menahan perasaan marah yaitu dengan mengubah posisi ketika marah, bila berdiri, maka hendaklah kita duduk dan apabila sedang duduk, maka perlu berbaring. Kemudian membaca Ta’awwudz, karena marah itu berasal dari gangguan syaitan yang terkutuk, segera mengambil wudhu’ dan sholat dua rakaat untuk mendapatkan ketenangan serta menghilangkan gundah di hati.
6.> OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA
Sikap optimis memberikan kesan emosional yang mendalam bagi kelapangan jiwa selain perlu memperbanyak sabar, istiqamah, bekerja keras serta tawakkal kepada Allah SWT.
7.> PEMAAF
Pemaaf adalah sifat yang sangat dituntut untuk mendapatkan ketenteraman hati dan jiwa. Memaafkan orang lain membebaskan diri kita daripada belenggu rasa kemarahan.
Sekiranya kita marah, maka marah itu melekat pada hati. Justru, jadilah seorang yang pemaaf karena menyebabkan jiwa dan badan kita sehat.
“BAHAGIA sebenarnya bukan MENDAPAT, tetapi dengan MEMBERI. Sebenarnya, banyak lagi cara hidup sehat Rasulullah. Semoga hati kita semakin dekat dengan Nabi yang amat kita rindukan pertemuan dengannya.”
Wallaahu a’lam bishshawaab
PERTOLONGAN ALLAH SWT DI BUMI PALESTINA
GAZA, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “potongan” itu “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.
Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel tidak mampu.
Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.
Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.
Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.
Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.
Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.
Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para hamba-Nya yang taat dan ikhlas berjuang. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa “aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnalis, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.
Pasukan “Berseragam Putih” di Gaza
Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.
Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.
Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.
Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.
Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “ Wahai pembohong ! Mereka itu berseragam putih !”
Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah ? Sopir malang itu menjawab, “ Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulans.”
Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “ Pasukan yang berpakaian putih-putih di belakangmu tadi, masuk kelompok mana ?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya . “ Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki .
Suara Tak Bersumber
Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan ( Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan ).
Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.
“ Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.
Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.
Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.
“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.
Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.
Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan, “Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”
Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.
Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis ?” tanyanya.
“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya
Saksi Serdadu Israel
Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.
Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Channel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.
“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.
Senin, 26 November 2012
Langganan:
Postingan (Atom)







